Bentuk Bentuk Surat dalam Perpajakan

BAB.3 Bentuk-Bentuk Surat dalam Perpajakan

A. Surat Pemberitahuan (SPT)
   1. Pengertian SPT
           ® surat yg oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan atau bikan objek pajak dan atau harta dan kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

    *Jenis-jenis SPT:

       ~SPT Masa (surat pemberitahuan untuk suatu masa pajak)
       ~SPT Tahunan (surat pemberitahuan untuk suatu tahun pajak ataubagian tahun pajak)

   *Adapun batas waktu penyampaian SPT ,sbg berikut.
        ~ Untuk sudat pemberitahuan masa paling lama 20 hari setelah akhir masa pajak
        ~ Untuk surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan wajib pajak pribadi paling lama 3 bulan setelah akhir tahun pajak
         ~ Untuk surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan wajib pajak badan paling lama 4 bulan setelah akhir tahun pajak.
 
    2. Isi dan syarat pengisiaan SPT
        Adapun hal-hal yg tercantum dalam SPT , sbg berikut:

        *Jumlah pajak yg sebenarnya terutang
        * Jumlah pembayaran/pelunasan yg di bayar sendiri maupun melalui pihak lai (pemotong/pemungut)
        * Jumlah pajak yg masih harus di bayar atas kekurangannya dan/atau jumlah pajak yg lebih di bayar.

     ~ Syarat dalam pengisian SPT:
       ♡Benar
       ♡ Jelas
       ♡Lengkap

    3. Fungsi SPT
        ◇Bagi wajib pajak penghasilan
        ◇Bagi pengusaha kena pajak
        ◇Bagi pemotong atau pemungut pajak

     4. Pihak yg terkait dalam pengisian dan penyampaian SPT
       >Pihak yg wajib mengisi SPT dam menyampaikan SPT
       >Pihak yg dikecualikan dari kewajiban SPT

     5. Hal-hal yg perlu di perhatikan terkait dengan SPT

         >Setiap wajib pajak wajib mengisi dan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan benar,lengkap, dan jelas serta menandatanganinya
         >SPT tahunan di tandatangani oleh wajib pajak atau orang yg diberi kuasa menandatangani sspanjang dilampiri dengan surat kuasa khusus
         dsb

      6. Prpsedur penyelesaian SPT dan sanksi SPT
         a. Prosedur penyampaian
         b. Sanksi SPT

 B. Surat setoran Pajak (SSP)
   
  1. Pengertian surat setoran pajak
        》 adalah bukti pembayaran atau penyetoran pajak yg telah dilakukan dengan menggunakan formulir/telah di lakukan dengan cara lain ke kas negara melalui tempat pembayaran yg ditunjuk oleh Materi Keuangan.

2. Jenis surat setoran pajak (SSP)
a. Surat setoran pajak standar
b. Surat setoran khusus
c. Suray setoran pabean, cukai, dan pajak dalam rangka impor (SSPCP)
d. Surat setoran cukai atas barang kena cukai dan ppn hasil tembakau buatan dalam negeri (SSCP)

C. surat Ketetapan Pajak

1. Jenis surat ketetapan pajak
* surat keterangan pajak kirang bayar (SKPKB)
*surat keteranagan pajak kurang bayar tambahan (SKPKTB)
*surat ketetapan pajak lebih bayar (SKPLB)
*surat ketetapan pajak nihil (SKPN)

2.Fungsi surat ketetapan pajak
-sarana melakukan koreksi fiskal
-sarana untuk mengenakan sanksi administrasi perpajakan
-sarana administrasi untuk melakukan penagihan pajak
-sarana untuk mengembalikan kelebihan pajak dalam hal lebih bayar
-sarana untuk memberitahukan jumlah pajak yang terutang.

D. Surat Tagihan Pajak (STP)
1.Pajak penghasilan dalam 1th berjalan tidak atau kurang bayar.
2. Dari hasil penelitian surat pemberitahauan terdapat kelurangan pembayaran pajak sebagai akibat salah tulis dan atau salah hitung
3. Wajib pajak dikenakan sanksi administrasi berupa denda dan atau bung
4. Wajib pajak dikenakan pajak berdasarkan undang umdang PPN
5. Pengusaha yang tidak dilukuhkan sebagai PKP tetapi membuat faktur pajak atau pengusaga telah dikukuhkan sebagai PKP tetapi tidak membuat faktur pajak atau membuat faktur pajak tetapi tidak tepat waktu dan tidak mengisi selengkapnya faktur pajak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NPWP dan NPPKP dalam Perpajakan

Wajib pajak badan